29.12.14

Sudut

Malam ini tenggorokan rasanya gak nyaman banget, baru hari ini loh.
Apa iya gara-gara makan choki choki tadi pagi? Atau.. Akumulasi kelelahan desember ini.
Semoga ini tak berkepanjangan dan terap merasa enjoy dengan lika likunya.
Well, gw sebenarnya gak mau cerita tentang ini, mungkin ini hanya sekedar prolog yang kebablasan.

Prinsip dan tujuan.
Mungkin masing-masing kepala punya sendiri.
Tinggal kita berargumen, tunjukkan kaulah yang kuat.
Ada seorang free riders, hebat kali abang bercakap, tak tertanding mulut ini menjawab, itulah keahlian kau. Tidak denganku. Membuat hati ini bergemuruh tak sudi.
Kau serukan kita kawan layak saudara, namun mana rasa toleransimu. Hanya dirimulah yang kau dengarkan. Suarakan aksi, hanya omong semata.
Kami tak seperti dirimu. Hidup sesukamu, dan anggap kau yang terbenar.

Mengganggap semua orang harus sama kaya dia?
Setiap orang punya otak untuk berpikir
Setiap orang punya tujuan
Setiap orang berbeda menentukan jalannya
Setiap orang punya prioritas yang berbeda atas barang yang sama
Setiap orang punya pandangan yang berbeda atas suatu barang yang sama


Tolong jangan paksakan kami jika tidak ingin memahami kami.

15.12.14

Semusim

Malam ini masih sempet-sempetnya posting, padahal niatnya mau ngerjain laporan. Ntah mengapa terdorong untuk mengetik.Ya tak apalah...
Sejujurnya gw capek, ngantuk, pusing, bingung, pegel dan keluh kesah lainnya tercampur di hari ini Rainbow day bangetlah hari ini :') hihuhuu
Banyak pengalaman yang didapat hari ini..
Bingung mau ngungkapinnya gimana..

Special thanks for abang :D
Terima kasih karena sudah memberikan pelajaran yang begitu berharga and today is first u do it :) u make me happy as today's closer (ini bahasa inggris ngarang bgt dan salah bgt kayanya :'( huhu) 

Tak sanggup kau lepaskan dan tak sanggup melepaskan :')


Laporan eh laporan, UP (ujian praktikum) oh UP, Kuis ih kuis :((((

16.9.14

Krik menggelitik

Di suatu pagi, ketika kami serius mendengarkan materi tentang curah hujan dari asisten dosen..
Dia berkata "Kalian serius ya praktikumnya, ngerjain laporannya juga yang bener, nanti ada di UP (Ujian Praktik) loh"
Seseorang bertanya "UP nya nanti ngapain kak?"
Dan ada yang nyeletuk "Ujan-ujanan kak?"
Suasana sepi langsung ramai, satu kelas tertawa terbahak-bahak..
Dosennya pun ikut tertawa.
Dan dijelaskanlah UP nya nanti kaya kuis ketok dan main alat, banyak hitung-hitungannya juga (ngitungin ujan brrr)

Kalau kalian ada di kelas itu pasti tertawa sekali, secara lagi serius ada yang nyeletuk gitu 'ujan-ujanan', mungkin kalau kalian cuma baca ini terasa garing karena gw tak pandai tuk membuat lelucon.

24.8.14

Syal kedua

Setelah kemarin syal pertama sudah selesai. Sekarang syal kedua pun sudah selesai :) Doa terkabul karena selesainya sebelum liburan usai. Alhamdulillah..
Sebenarnya sudah selesai dari lama sih, tiga hari yang lalu kira-kira, baru posting sekarang karena kemarin-kemarin belum sempat memfotonya hihihi.. Baru tadi gw selfie pakai syal yang kedua. Emmm gak begitu bagus fotonya, tapi tak apalah. Syal kedua ini terlihat lebih rapi dibandingkan yang pertama, ya bagaimanapun yang pertama adalah tumbal wkwkwk. Yaa lagian lama-kelamaan kan sudah terbiasa, yang pertama masih amatir hahaha... Walaupun belum 100 persen bagus, tapi setidaknya lebih baik dan ada peningkatan dari yang pertama..

Cekidot..






 Finish.. See you next craft :)

Destination of life

Bahagia.. Siapa sih yang gak mau bahagia?
Hanya orang yang sangat bodoh yang gak mau bahagia.

Cara setiap orang untuk mendapatkan kebahagiaan itu berbeda-beda.
Ada yang berpikir dengan kaya, pintar dan sukses, mereka akan mendapat kebahagiaan.
Ada yang berpikir dengan dia pergi ke suatu tempat, mereka akan mendapat kebahagiaan.
Ada yang berpikir kalau berjodoh sama 'dia', mereka akan mendapat kebahagiaan.
Ada yang berpikir kalau membanggakan orang tua, mereka akan mendapat kebahagiaan.
Yaa dan cara-cara lain yang  merasa membuat mereka akan bahagia apabila hal itu terwujud.

Dulu gw pernah merenungkan cara-cara gw mendapat kebahagiaan, contohnya dengan pergi ke suatu tempat, mendapat nilai bagus, banyak teman, bisa bikin sesuatu. Setelah itu terwujud semua, senang, senang banget malah. Tapi apa senang itu bahagia? Bagi gw senang itu berbeda dengan bahagia.
Bahagia sudah pasti senang, tapi senang belum tentu bahagia. Liat aja kbbi.

Di media sosial banyak banget yang nulis bahagia itu.... bla bla bla
Padahal bagi gw, yang mereka maksud itu senang, bukan bahagia. Bagi gw mendapatkan kebahagiaan itu gak semudah mendapatkan kesedihan.

Yang gw pertanyakan. Apakah mendapatkan rasa bahagia itu ketika kita sudah tua? Atau masa remaja pun bisa bahagia.

Bagi gw rasa bahagia itu jarang didapatkan bagi setiap orang.
Rasa bahagia gak akan dilupain seumur hidup, walau rasa senang pun bisa gak dilupain.
Rasa bahagia itu abadi, setelah lu mengalami itu, beberapa tahun kemudia, lu gak akan nyesel dengan yang lu pernah lakuin. Misal, ada orang pacaran, mereka nikah dan mereka pikir mereka akan bahagia setelah nikah, pas nikahpun mereka bilang kami sangat bahagia setelah nikah. Eh pas nikah beberapa tahun, salah satu diantara mereka menghianati. Pasti ada yang sakit hati dong. Nah pas mereka nikah itu berarti bukan rasa bahagia.
Rasa bahagia, sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Rasa bahagia itu membuat lu terdiam, dan hanya bisa mengucap syukur kepada Tuhan.

Yang gw pertanyakan. Apa bahagia itu berkelanjuta?

Ketika gw membaca lagi buku harian gw. Ada kalimat yang gw tulis beberapa bulan lalu.

"Bahagia itu sederhana, hati tenang tanpa gelisah (banyak tuntutan dari diri sendiri & orang lain) dan orang tua sehat :)"

is it true? dunno...

23.8.14

Hello Dinaa

Ada yang bilang, apalah arti sebuah nama?
Bagi gw nama sangatlah berarti, selain menjadi identitas. Dalam Islam nama juga sebagai doa dari orang tua kita, tambahan dari gw nama bisa membentuk kepribadian kita. Yaa itu opini dari gw karena gw mengalaminya..Terlebih nama panggilan, berarti sekali.

Pengalaman gw aja, mungkin banyak yang gak setuju, tapi gw pengen cerita aja, keanehan yang gw alami dengan masalah nama panggilan ini..

Sedari kecil orang-orang memanggil gw Dina. Bahkan sampai kelas 1 SD pun gw gak bisa nulis nama lengkap gw dengan benar, entah kurang satu huruf, nambahin satu huruf, sampai nambahin spasi. Inget banget SD dimarahin ibu gara-gara namain buku lks terus salah nulis nama lengkap gw sendiri -,- kalo diinget-inget lucu juga ya gatau nama sendiri, eittss nama lengkap sendiri!

Lambat laun sudah bisa nulis nama lengkap sendiri dong..
Masalah terjadi ketika waktu itu ada temen baru di SD, dia manggil gw Annisa, iyalah mungkin dia denger ketika dia diabsen, temen-temen gw ketawa sambil bilang "panggil aja Dina, Annisa kebagusan." Gw hanya mengiyakan... Secara personal dia nanya ke gw, "Kenapa kamu dipanggil Dina?" gw cuma jawab "Orang-orang biasa manggil aku gitu" dia bingung "Nama lengkap kamu gak ada dina dinanya, adanya dani" gw jawab "Yaudah terserah kamu mau manggil aku apa" karena gw dulu bingung mau jawab apa yaudah bilang gitu aja, lama kelamaan dia juga manggil gw Dina. Dia adalah orang yang pertama nanya kenapa gw dipanggil Dina. Sebelumnya, orang gak komentar dan tidak mempertanyakan kenapa gw dipanggil Dina. Akhirnya selama gw SD gw dipanggil Dina.

Masa SMP, pada masa ini nama panggilan gw Nisa, tapi beberapa teman dekat manggil gw Dina. Gw lupa asal mulanya gimana. Tapi sebagian besar manggil gw dengan Nisa. Pasti beberapa teman juga mempertanyakan dipanggil Dina. Gw masih belum menjawab dengan jawaban yang pasti -,-
Pas mau SMA, sempet merenungkan. Nanti gw mau dipanggil apa yaa?? Then gw milih Dani, yaa sedikit nama cowok sih, soalnya gw pikir Nisa pasti udah banyak, Dina juga, gw mau nyoba yang baru. Tapi rencana itu gagal karena waktu kelas 10 gw sekelas sama yang nama panggilannya Dani juga, terlebih dia sudah memperkenalkan diri duluan, nama asli dia Indira Yasmine Ramadhani, kata orang waktu SMP panggilan dia Dani. Akhirnya dari pada gw ribet dan bingung ditanya kalo bilang nama panggilan gw Dina, gw memilih dipanggil Nisa. Sama seperti SMP, beberapa orang ada yang manggil gw Dina juga, tapi massanya sedikit lebih banyak. Itupun sekali lagi, hanya teman yang dekat.

Gw penasaran dong, kenapa gw bisa dipanggil Dina. Gw pun menanyakan kepada narasumber yang ahli, yakni Ibu.. Ketika gw nanya, jawabannya pun tidak memuaskan, gak kuat alasannya gitu. Katanya biar mirip sama nama ibu gw yang namanya Rina, jadi 'r' nya diganti 'd'. He?? Terus 'd' itu nama panggilan bokap gw.. Gitulah kata Ibu gw, masih bingung dan gak meyakinkan, dan gw rasa beliau juga gatau pasti alasannya apa *sotau Teruuuus nama Dina dari manaaa?? dari Dani terus huruf vokalnya dibalik?? maybe..

Masa kuliah karena gw bosen, SMP dan SMA dipanggil Nisa. Gw memutuskan di kuliah ini gw mau dipanggil Dina. Okeeeyy awal perkenalan di kelas gw mempublikasikan besar-besaran nama panggilan gw Dina. And then brooo, apa hasilnya masih aja orang-orang manggil gw Nisa, cuma dan hanya satu orang yang manggil gw Dina, itu pun sekali lagi, temen deket. Dan malah temen satu jurusan di kampus, gw bukan dipanggil Dina atau Nisa lagi, tapi Cibi, dan gak sedikit yang manggil itu, gak cewek gak cowo. Ini awal mula dari Regi, si pembuat onar, yang kerjaannya ngerjain gw mulu -,- kalo lo ketemu, pasti lo bakal bilang orang terese deh, nyebelin parah. Dari Cibi itu diplesetkan lagi oleh mereka jadi Chibuy, Chibong, Chingok, dan Cibimarukocan..Hello?? pas gw masuk kuliah kan anisa chibi udah keluar dari cherrybelle keleuuss...
Sebenernya pas kelas 12 juga ada yang manggil gw Cibi, dan pencetusnya Uwo, tapi kan itu dikit yang manggil, paling cuma sekelas yang tahu..
Sekarang malah keulang di perkuliahan.

Okeee, gw gak mempersalahkan sama panggilan cibi, walaupun agak risih, karena anisa cibi kan cantik, nah gw?? manis. wkwkwkwk iyucchh

Yang mau di bahas adalah antara Nisa dan Dina..
Setelah gw merenung..... gw berpikir, gw mengingat-ingat...

Antara Nisa dan Dina tuh beda! Beda jauuuuh malah. Iyalah jelas dari hurufnya. Emm bukan itu maksudnya, Nisa dan Dina itu sama-sama nama panggilan gw. Tapi sifat Nisa dan Dina itu berbeda. Liat aja, waktu SD gw dipanggil Dina, hasilnya? Gw adalah anak periang, pintar (karena SD gw gak terlalu terkenal), terbuka, berani, seru, asik, nyablak dan banyak teman, walau sedikit egois, malah bisa dibilang gaul karena ikut geng yang isinya orang cantik (exc me) dan ganteng (namanya juga SD masih labil, alay, masih geng-geng-an, biar alay gw tetap bangga, itulah perjalanan hidup yang pernah gw jalani), pokoknya termasuk eksislah waktu SD hahaha... Kalo diinget pengen SD teruss aja, masa yang masih lucu-lucu, imut-imut, polos, tanpa beban.
Massa SMP dan SMA gw dipanggil Nisa.. Nisa yang pendiem, kaku, gak asik, gak rame, jaim, penakut, tertutup, pasif, bodoh dan sedikit temen. Apalagi SMP suraam banget, tapi bersyukur bgt malah ketemu sama sahabat-sahabat yang wow bgt, yang masih langgeng sampai sekarang, dan semoga selamanya :) Di SMA gak beda jauh tapi sedikit lebih lumayan. Tapi belum nemu sahabat yang bener-bener wow kaya SMP -,- yang mau percaya dan cerita masalahnya ke gw.

Di kuliahan sedikit yang memanggil gw Nisa, karena pada manggil gw Cibi -,- entah harus senang atau sedih. Tapi gw gak sesuram Nisa yang SMP dan SMA, dan tidak semenyenangkan Dina yang SD. Gw yang sekarang lagi ada di masa transisi. Lebih mikir kalau bersikap. Tapi Nisa masih ada ketika gw di LK yang gw ikuti, dan Dina masih saat gw ada di temen dekat.

Entah mengapa bisa seperti itu, tapi yang jelas gw bukan bermuka dua (?) atau memang beberapa orang seperti itu, emm gatau deh gw belum mencoba mencari. Atau hanya gw yang menggabung-gabungkannya, antara nama dan sifat.

Nama Dina juga gw pakai sebagai nama pena, nama panggilan di jejering sosial atau apa lah yang ada di internet. Untuk menyemangati atau mengata-ngatai diri sendiri pun, gw memakai nama Dina. Contohnya "Lu harus semangat Din", "Din kenapa lu males banget sih?" itu kalimat yang sering gw lontarkan sama diri gw sendiri. Jarang bgt gw pakai nama Nisa.. Gak tau deh sebabnya apa. Mungkin gw lebih nyaman sama nama Dina, atau nama Dina, gw banget. Gak gak tau, masih bingung.

Sekarang kalau ada yang nanya kenapa dipanggil Dina, gw jawab "Biar keren" walau gak tau deh kerennya dari mana dan apa hubungannya. Yaa dari pada gw bingung, dan makin panjang urusannya.


Nyaman sama nama Dinaa...
Padahal Nisa dan Dina nama sejuta umat wkwkwk

Apa harus ganti nama panggilan lain? emm

Tapi terserahlah ya kalian manggil gw apa, asal nama yang baik yaaaa :)
Biar gw jadi pribadi yang baik.

18.8.14

First handmade

Hai.. Hai.. Tau gaa? Kali ini gw mau pamer, emmm yaa gw tau pamer itu ga boleh tapi.. oke gw ganti niat aja bukan pamer tapi mau berbagi kesenangan. Kata orang kan berbagi kesenangan itu boleh, boleh bgt mungkin, hihihi

Yuhuuyy, setelah liburan panjang, yang bener-bener panjang dan ini liburan panjang pertama dalam hidup gw, 3 bulan coy!! Puas bgt gaa? emm engga juga sih, ya ga puas kalo kita ngabisin waktunya dengan semena-mena -,- Tau sendiri, saat ini bagi gw cuma waktu yg gak bisa dibeli sama uang :( Apalagi waktu bersamamu *eh #salahfokus 

Untuk meminimalisir waktu yg kebuang, gw mencoba membuat suatu karya seni *elaahgayabgt Oke itu terlalu lebay. Sederhananya, gw membuat barang, yaitu syal dari rajutan tangan gw sendiri, say thank you so much bighug buat nunil yg udah mau sabar ngajarin gw, yg rela bolak balik ke rumah gw, maaf aku tak bisa membalas kebaikkanmu sobat :( Beruntungnya diriku mempunyaimu :')

Daaan inilah fotonya, narsis, selfie, menjijikan? No problem, i m happy surely :)

Senengnya lagi syalnya beres tepat pukul 01.00 wib tgl 17 Agustus 2014 yuhuuu.. Hadiah 17an dari gw untuk gw oleh gw, yaa dari pada ga dapet hadiah 17an, karena di RT gw udah ga buat acara lomba 17an lagi, hiks sedihnya, gak kaya dulu waktu kecil, rutin deh menang lomba mewarnai sama masukin paku ke botol wkwk apa atuh sekarang mah udah ga ada :(
Terusnya fotonya ga nyambung lagi dari sisi baju dan tempatnya. Bajunya gitu buat main itu mah harusnya pake jaket, tempatnya di gunung, ini malah di ruang tamu, padahal asal kalian tau carrier, sleeping bag, matras gw lagi ada di gunung looh, mereka dipinjem temen gw yang mau ngerayain 17an di puncak gunung, itu kan kepengenan gueee, tapi apa daya kakinya blm sembuh al hasil yang punyanya 17an di rumah, tapi gapapa gw seneng perlengkapan dakinya lagi muncak kok :')

yang penting syalnya jadi, mau dipake di mana juga yg penting gw hepi wkwk, makenya acak acakan juga gapapa :p

Gak nyangka bgt syalnya bisa selesai, hampir nyerah grgr gak abis abis benangnya, tangansampe lecet, pegel, keram. Yaaa semua butuh pengorbanan broh :) Jangan menyerah!! Dari sini, gw belajar kesabaran :)



sekarang otw syal yg kedua, semoga beres sebelum liburan berakhir, amiin

ini nyobain posting di hape, semoga aja ga acak acakan...

14.8.14

Sapa hati

Malem malem gini, iseng pengen ngepost, gara-gara ditinggal tidur sama temen yg nginep di rumah. Dia lg bt, galau sama pacarnya, mereka lagi berantem hanya karena saling susah diajak ketemu, gak ada yg saling ngertiin. Mungkin masih saling adaptasi, baru pacaran kan ceritanya. "Terus gw kapaaan??" #abaikan Dia curhat ke gw, dan akhirnya dia ketiduran. Terusss? Kenapa gw jadi cerita masalah pribadi teman gw -,- Maaf yaa min maaf, gak maksud kok :P Karena bukan itu yang mau gw bahas.
Kali ini judul dan pembahasan yang di posting sama kok, walau biasanya judul gak nyambung sama isi hihihi..
Sapa menyapa, ini yang mau gw bahas.

Suatu hari dikeramaian.. Ketika aku berjalan. "Din, dina. Dina. Dina". Setelah beberapa kali mendengar suara itu, gw baru sadar, ternyata ada yang manggil gw. Hehehe biasa lah nama panggilan gw kan banyak suka gak sadar kalau dipanggil :P #ngeles. Gw celingak celinguk nyari sumber suara, dan akhirnya dapet, dan gw shock melihat orang yang manggil gw. Akhirnya kita cukup lama ngobrol, dia ada temennya, gw bareng temen juga, jadi gak enak, dia cowo pula, diliatin orang lagi, tau sendiri gw heboh apalagi udah ga ketemu lama. Yaa maklum temen SD udah lama ga ketemu, dan mau ketemu cuma wacana doang haha. Jadi deh ngobrolnya lama.

Suatu hari dikeramaian pula. Hal yang sama ada yang nyapa gw jugaa, dan kita membuat percakapan yang cukup lama.Malah dia ngajak gw ikut bareng dia dan temennya ketika itu gw lagi jalan sendirian. Ya gw malu dan gak enak, alibi aja deh gw lagi buru-buru hihi padahal lumayan sih nambah temen tapi yaudah lah ya.

Ada lagi "dinaaa", "eh elu", "mau kemana din?". "ke ini ___ lu?", "ke ini___", "oh yaudah ya gw duluan"

Ada lagi.. "dinaaa" pelukan... ngobrol dikit.

Ada lagi :) doang (red: senyum)

Yaaa.. Pasti banyak lagi cara-cara orang nyapa di jalan.

Dan tau gaaakkk?? Gw suka bgt sama di sapa, suka bgt bgt malah.. Sepele sih tapi seneng.
Kesannya gw tuh dihargai, dianggep ada, dan diinget gitu.. Entah model sapaan yang mana, bahkan hanya senyumpun gw seneng. Dan pasti akan gw balas sapaan mereka.

Tapi jujur, gw agak pemalu nyapa orang. Takut orang gak inget atau pura-pura gak kenal sama gw :( Yaa itu lah jeleknya gw. Mau disapa tapi gak berani nyapa :(

Pokoknya kalau ada yang ketemu gw di jalan, nyapa gw yaaa, okee? Gw sapa balik, dan bersikap sopan deeeh :) Mungkin sapaan kalian sederhana, tapi berharga buat gw :)
Apalagi abis disapa, berdialog yang cukup panjang, uh seneng bgt, gak cuma sekedar nanya dari mana ke mana..

Buat senang orang itu sederhana kok. Tergantung niatnya aja :D

3.8.14

Catatan dini hari

Lagi buntu.. lagi dan lagi.. Gak tahu harus pergi kemana. Beginilah perasaan hati saat ini.
Yaapp gw tahu, kembalilah ke Tuhanmu.. Curahkan dan pasrahkan urusanmu kepadaNya.. Semua akan beres. Tapi itu semua bernilai nol kalau gak ada tindakan dan sikap yang kita lakukan...
Sebenarnya tak pantas gw umbar kepenatan hati ini, tapi jari tak tahan untuk menggoyangkannya pada keyboard mini ini.. Gatal rasanya. Rasa yang dialami dini hari ini, gak terlalu sulit, bahkan gw tahu jalan keluarnya.. Tapi... Ya, tapi, tapi, tapi terus, dipikiran gw terlalu banyak tapi. Menduga-duga yang sebenernya belum tentu terjadi, bahkan tidak akan terjadi.. Beginilah hidupku sekarang..

Menunggu tukang pos yang membawa transkrip IPK tingkat 1, sampai detik ini gak ada bayangan nilainya berapa,mikirin tukang posnya datengnya kapan aja gw udah penat, penasaran, dikala beberapa teman sudah tahu hasil jerih payahnya. Gw cuma bisa diam, parno ke setiap motor yang lewat rumah, berharap itu tukang posnya. Bayangin gimana gw pas buka suratnya. Pas orang tua liat. Beuhh.. Berharap nilainya naik seperti mereka. Gw?? naik seperti apa lagi? Mempertahankan lah yang tersulit.. Susah tidur, gelisah tiap malem. Hampir tiap hari, ada aja yang nanya.. Mana bisa jawab, dikirim aja belom. Pada kepo. Asal kalian tahu. Setiap pertanyaan kalian, membuat otak gw terus berlari, menyakitkan. Kalian tahu kan rasanya di pHp-in gimana, penuh ketidakpastian. Inilah yang gw rasain sekarang, di pHp-in sama akademik yg katanya besok bakal dateng IP nya, sampai sekarang gak dateng-dateng, sungguh tidak pasti kapan datangnya.
So, gw harus tetap sabar. Berdoa Allah ngasih yang terbaik.

Beberapa kali disms-in ketuplak, beliau menanyakan perkembangan proker. Omg... Setiap ada sms, langsung muka melas untuk bacanya. Tapi abis itu senyum lagi karena inget muka ketuplaknya, eh sedih lagi pas baca isinya -__- Yaa salah gw sih masalah proker mah, gw yang terlalu menunda. Eh tapi engga deng, gw kan bingung mikir konsepnya, gw harus muter otak, kerja berkali lipat untuk buat konsepnya. Tau sendiri gw gak kreatif-kreatif amat kan.. Tapi karena diberi amanat, ya gw harus berkomitmen dan bertanggung jawab dong. Dan gw udah dapet konsepnya, tinggal beli peralatannya. Tapi, masalahnya gw gak ada konsep alternatif kalau kalau (jangan sampe) beliau gak suka sama konsep gw. Susah sih ya, kalo ldr gini. Duh kerjaan aja susah dan gak nyaman kalau ldr, gimana pacaran yah *eh Gak ada alternatifnya itu yang bikin pikiran. hufttt... Gimana caranya kreatif? Ajari aku

Tanggal 17 Agustus Insya Allah di puncak Gunung Merbabu.. Siapa yang gak nolak, diajakin? Gw sih mauuu bangeeettt!! Diajakinnya gak biasa lagii.. Tapi lagi lagi, ada problem, kaki gw sakit, yang sakitnya itu gak tau sebabnya, kan ngeselin. Udah lumayan lama sih, pas ramadhan.. Sampai sekarang masih kerasa. Sedangkan muncak kan senjata andalannya kaki -__- kalau gak pakem untuk berpijak, gimana? yang ada nyusahin. Gak tahu deh kelanjutannya gimana. Mau diobatin juga bingung mesti kemana, alasannya juga gatau kan, terus kadang sakit kadang engga. Bikin galau. Pikiran lagi deh, harus ikut apa engga. Plus bentrok sama rapat kepanitiaan pelepasan. Au dah bingung milih yang mana, atau gak milih keduanya #kabur

Lebaran gini, biasanya dapet THR.. dan Alhamdulillah dapetnya pas pasan.. Then, gw bingung, uangnya mau dibeliin apa, karena saking banyaknya yang gw mau uangnya gak cukup, dan barang barang itu sifatnya butuh banget. Gw gak bisa nentuin skala prioritas untuk barang-barang itu :( Jalan satu-satunya minta uang lagi ke bokap :P gak tega dan gak tenang kalau IP belum dikirim, dan nilai IP menentukan nominal -,-"
Pak pos cepetan dateeeengggg. Lu gak dateng-dateng, semua tersendat jadinya!!!!

Magang.. Yaa gw mau memanfaatkan liburan panjang ini buat hal yang bermanfaat, salah satunya magang. Dan Senin harusnya gw bisa magang setelah kemarin sudah dan kepotong lebaran, tapiiii.... Temen-temen pada ngajakin maaaiiiiin, betee, pengen main, pengen magang jugaaa. Lantass?? Main pulang magang gitu? Malem doong, mana mau orang-orang. Gw belum bisa tegas menentukan sikap untuk masalah ini!

Syal.. Liburan ini gw belajar ngerajut loooh sama Nunil, sahabat gw dari SMP.. Dia baik baaaaaikkkkkk banget banget +++ lah pokoknya. Udah gw yang minta ajarin, eh malah dia yang tiap ngajarin gw, dia yang dateng ke rumah gw. Kaya private gitu, gratis lagi hihihi :$ dan rajutannya tinggal segulungan lagi, di pause dulu karena gw gak bisa nyambungin benangnya, takut salah, kalau gw nyambungin sendiri huhuhu.. Syalnya udaj lumayan panjang, hampir semeter, lucu, (dilucu-lucuin hasil serih payah sendiri gitu loooh), niat syalnya buat si cendrawasih, jadi pudar deh, pengennya buat sendiri aja hahaha.. Sayang atuh kalau gak dipake sendiri mah, first made masalahnya.. Galau deh gimana kelanjutannya... Pikiran lagi deh wkwkwk

Yes, sure. Itulah yang lagi ada dipikiran gw dini hari ini... Sebenarnya itu bukan masalah yang harus dipikirkan, tapi harus ditegaskan oleh diri gw sendiri. Gw pun udah menemukan setiap solusinya. Iya tahu, tahu banget apa yang harus diperbuat..

Inilah diriku, kurang cerdas..

22.7.14

#1d

Hello sobat :) Terima kasih sudah mau membaca tulisanku ini.. Aku tahu ini mungkin tidak bermanfaat bagiku. Tetapi bercerita dapat membuat hatiku tenang.

Kali ini gw bukan aku, pengen ceritain salah satu mimpi gw yang udah tercapai, goresan tinta pun sudah gw teteskan dalam buku itu. Yappss impian gw adalah sampai puncak gunung!!! Terserah deh gunung apa yang penting bisa naik gunung, dan Alhamdulillah mimpi itu dikabulkan oleh Allah :)

Mungkin bagi kalian ini mimpi yang sepele dan gak penting, tapiii bagi gw ini berharga bgt. Awalnya gw malu untuk nulis mimpi gw yang satu ini, apalagi kalau udah dibaca sama mountaineer yang udah pada hebat-hebat, yang udah ratusan gunung didaki luar maupun dalam negeri, tapi gw berpikir ulang, so gak ada yang salah kok sama mimpi gw ini, siapa lagi yang bisa banggain mimpi gw ini selain diri gw sendiri.

Yaaapss Gunung Gede adalah gunung pertama yang gw daki, tingginya 2958 mdpl, yaa gak tinggi-tinggi amat sih, dan mungkin hampir semua mapala pernah ke sana, terutama warna Bogor dan sekitarnya :)





Gw gak nyangka sama sekali bisa nyampe sana, sumpah sunggu gak nyangka, mimpi untuk daki gunung aja gw iseng dan main-main dikala itu, karena gw tahu itu gak bakal terwujud, tau sendiri kan gw itu kan lemah diolahraga, lari dikit aja cape, mana bisa naik gunung. Tapi Allah selalu ada buat gw :D So gw diizinkan dan diridhoi untuk mencapainya dan pulang dengan sehat wal'afiat. Alhamdulillah



Sobat, naik gunung itu gak semata kuat fisik, tapi harus kuat mental juga, tahan ego, rendah hati, jaga mulut, pantang menyerah, tanggung jawab, komitmen dan harus kompak/solid. Percuma kalau ga ada itu semua, lu gak bakal selamet.

Banyak hal-hal baru yang luar biasa dengan gw mengikuti ini, banyak banget ilmu yang gw dapet di sana. Mulai dari kita harus ramah dan senyum sama pendaki yang lain. Dan lu harus tau karena gw baru tahu, ternyata disaat para pendaki saling berpas-pasan mereka saling menyapa atau tersenyum, ntah sekedar bilang "semangat", "misi", "punten", "duluan ya" atau menipu daya karena berkata "Ayoo bentar lagi nyampe", padahal kita tahu puncaknya itu masih jauh banget, tapi gw tahu itu pasti niatnya baik, untuk menyemangati kita :)
Ketika saling beristirahat antar tim pendaki lain juga dapat mengobrol atau sharing-sharing, dan itu sungguh menyenangkan, bertukar pengalaman. Waw dehh..

Selama perjalanan mendengar suara alam ciptaan Allah ini, sungguh merdu suaranya, jarang suara unik itu kita dengar dirutinitas kita. Sayang bgt kalau lo lagi daki terus make head set sumpah sayang bangettt, rugi!

Banyak tantangan yang bakal didapet selama perjalanan, kalau di Gunung Gede-Pangrango ini salah satu tantangannya yaitu 'Tanjakan Setan' jangan nethink dulu, artinya bukan tanjakan yang ada setannya kok, ternyata artinya tuh tanjakan yang curam bgt, tapi kalau takut atau dikira gak bisa lewatinnya ada jalan alternatif lain kok, tapi agak lebih lama, kata kebanyakan orang :) Daaan gak nyangka banget gw bisa lewatin tanjakan itu :)

ini foto gw di tanjakan setan :)

Ketika sampai puncak seneng luar biasa, berasa gw mimpii suweeer deh, pas masih di bawah sambil ngeliatin gunungnya gw ragu, apa iya gw bisa sampai sono.. dan Alhamdulillah, bersyukur banget..

Ternyata kita tuh gak ada apa-apanya di mata Allah.. Gunung yang besar dan tinggi aja tunduk sama Allah, bahkan mereka menolak amanat untuk jadi khalifah, manusia yang ditunjuk Allah sebagai khalifah, malah merusak gunung gunung indah yang diciptakan Allah..
Di atas gw bersyukur banget bisa melihat alam ciptaan Allah ini. Keindahan alam ciptaan Allah tuh luar biasa banget, manusia baru buat teknologi ini itu aja udah bangga, gak ada yang harus kita banggain dari diri kita ini yang penuh dosa. Ciptaan Allah gak ada tandingannya. Contohnya mata, diciptakan Allah dengan begitu sempurna, kacamata dan kamera diciptakan manusia, coba deh liat pemandangan yang paling menakjubkan bagimu, cuma mata yang bisa menggambarkannya dengan sempurna agar pemandangan itu indah, tapi dengan kacamata atau kamera pasti ada aja perbedaannya, dan ga seindah pemandangan yang kita lihat dengan mata. Ini terlepas dari mata yang minus atau plus ya. Bersyukurlah kamu diberi mata yang masih sempurna :)

Alam memberikan semuanya untuk manusia.. Keindahan, kekenyangan, kesegaran, harta, kenyamanan, dan kebahagiaan. Tapi manusia begitu tega merusaknya, tanpa merasa berdosa. Sungguh tak tahu diri kita ini, tak tahu balas budi. Sesungguhnya hutang terbesar kita adalah kepada alam ini, alam yang diciptakan Allah khusus/spesial untuk manusia agar dapat dimanfaatkan dengan baik.
Alam bisa hidup dan menjadi indah dengan sendirinya, tapi manusia? Apa sanggup hidup tanpa alam ini?
Alam yang gak dirawat aja bisa indah banget. Tapi lihat perkotaan, banyak dirawat oleh manusia yang berakal, apa terlihat indah? Berantakan yang ada -_- semerawut.


 
Bersyukur bisa sampai puncak Gede, thanks God :)

Mimpi gw yang satu ini gak bakal terwujud tanpa adanya kaliaaaaann :*
Terima kasih kawan-kawan sudah menemaniku :* :')
 Ini bersama tim advance :) Selama perjalanan kita selalu bersama :)

Ke bawah ada foto-foto selfie :) Hihihihi. Lafyuuu gayessss :*


'L' bersama teman-teman Lingkungan50 w/ Ferigo n Fahmy :)


Tanpa semangat dan kalian, aku tak kan sampai sana :)





Cukup sekian, curahan hati seorang nisa #chsn

Inginnya sih mendaki gunung lain tapii, apa sanggup atau tidak, apa masih ada umur atau tidak, apa masih diizinkan Allah atau tidak. Tak ada yang tahu :)

4.7.14

Ya Allah, Yang Maha Kuasa
Tuntun aku untuk tetap di jalanMu, jangan sedikitpun biarkan aku berpaling.
Kau satu-satunya Tuhan yang ada di jagat raya ciptaanMu ini.
Tak ada yang dapat menciptakan langit dan bumi yang indah luar biasa ini selain Engkau Ya Allah..
Engkau merencakan ini sangat teliti
Ruginya diriku jauh dariMu.
Ya Allah, tegur aku apabila aku berbuat yang Engkau tak suka
Jangan jauh dariku Ya Rab, aku manusia yang lemah
Apa artinya diriku tanpa nikmat luar biasa dariMu Ya Allah, Tuhan semesta alam.
Ya Allah, jadikan aku wanita istiqomah, patuh pada perintahMu
Pantaskan aku untuk kekal di surgaMu Ya Allah, Tuhan pencipta langit dan bumi
Engkau yang memutar balikkan hati
Ampunilah segala dosa yang aku perbuat di masa lalu & masa yang akan datang
Aku tahu... Aku bukan siapa-siapa, aku hanya makhlukMu yang bergelimang dosa,
 suka menunda shalat, membuang-buang waktu, tidak berbakti pada orang tua, dll
 tak sanggup ku tulis dosa-dosa yang tlah ku perbuat. Bukan malu, namun terlalu banyak
Ya Allah tuntun aku, jauhkanlah aku dari hal buruk itu.
Hilangkan sifat iri dan dengki, semua sifat negatif yang ada dalam diri ini
Ya Allah kabulkanlah impian-impianku jika itu baik bagiku.
Sadarkan aku atas nikmat luar biasa yang tlah Engkau berikan padaku Ya Allah
Izinkan aku selalu bersyukur Ya Rab... & memohon ampunan atas segala dosa.

27.6.14

Proteckyblack

Musibah atau anugerahKu dapat kenali kau & mereka
Mungkin bagimu musibah
Tapi bagiku anugerah

Dari hati, aku merasa tersesat
Ini bukan jalanku
Mengapa aku bisa terlempar di sini?
Di tempat yang jauh
Jauh dari diriku sendiri

Saat jauh, aku ingin berlari
Jauh-jauuuh sekali
Hingga tak ada yang kenali
Saat dekat, untuk bergeser ke tempat lain pun enggan
Kedamainya, kejujuran, kesederhanaan
Itu yang dibutuhkan hati

Tuhan
Apakah pilihan ini benar?
Tuhan
Tuntun aku
Tuhan
Buatlah ku berarti
Tuhan
Izinkan aku membalas
Membalas mereka
Pejuang peduli bumi
Tuhan
Aku merasa hanya menjadi beban
Tuhan
Apa yang harus aku lakukan
Tuhan
Beri aku uang banyak tuk membayar mereka
Sebegitu picik kah diri ini
Membalas kebaikan mulia dengan uang
Tuhan
Apa aku manusia yang tak tahu diri?
Mungkin iya
Tak tahu terima kasih
Mungkin iya

Tuhan
Aku berserah padaMu
Bawa aku pergi jauh dari diriku sendiri

Tuhan
Terima kasih Kau telah ciptakan dia
Terima kasih Kau telah mempertemukanku dengan dia
Terima kasih Kau telah membuatku berpikir atas hadirnya dia
Terima kasih atas kekuatan yang Kau berikan padanya untuk diriku

Tuhan
Sampaikan pada dia
Walau aku tahu pasti dia bosan
Yaa..
Sampaikan ucapan terima kasihku sebesar-besarnya padanya
Sampaikan ucapan maaf sebesar-besarnya padanya

Tuhan
Buat dia selalu tersenyum
Buat dia bahagia dengan orang yang dicintainya
Kabulkanlah doa-doa dia
Buat dia bermanfaat untuk orang lain
Buat hidupnya berkah
Jangan biarkan dia menangis

Tuhan
Izinkan aku membalasnya
Izinkan aku Tuhan, izinkan

Dia tlah membuatku kebanjiran.. air mata
Aku tak sanggup untuk mengingatnya
Untuk mendengarkan kata penyemangat & melihat wajahnya pun
Aku tak sanggup
Aku merasa bersalah, tak berguna, dan rendah di depannya
Dia begitu hebat, lantas aku...

Aku bingung harus berbuat apa..
Dia membuat hidupku berarti
Membuat mimpiku menjadi nyata
Dia penyemangatku
Aku tau kata terima kasih tak cukup
untuk itu
Tempatkan dia di surga Tuhan
ku mohon padaMu

Bersama kedua orang tuaku,
Kalian telah menyelamatkan nyawaku
Menjagaku, melindungiku...

Tuhan.. sampaikan pesan ini


--Ungkapan hati ini bukan dari wanita untuk pria, atau bukan dari pria untuk wanita, tapi ungkapan hati dari adik untuk abangnya..
--Judul bukan bahasa inggris tapi plesatan
--Ketikan ini gak bermaksud caper atau gimana
--Cuman gak kuat untuk meluapkan segala isi hati walau hanya separuhnya

6.2.14

Pilih Nomor...

Ini judulnya terinspirasi dari berita yang ramai diperbincangkan #pemilu2014
Okee, di bawah ini momen serius, baca dengan seksama.

Katanya hidup itu pilihan... (Itu kata siapa? Gak boleh katanya, harus fakta *inget kata-kata Guru Bahasa Indonesia SMA waktu kelas 11). Tapi bagi gw gak gitu. Misal, mana ada orang lahir mau jadi 'anak spesial/kalau bahasa tv mah orang berkebutuhan khusus'. Kalau beliau bisa milih, ya pasti jawab engga. Yaa.. mungkin opini itu hanya berlaku untuk situasi tertentu aja. Gak mutlak kaya rumus s = vt *okematakuliahfisikaudahlewat

Bagi gw, hidup itu bagaimana kita berpikir. Kalau seseorang berpikir hidup itu santai, ya mau masalah apapun yang orang itu hadapi akan terlihat santai dimata kita dan dia juga jalaninya santai aja berasa di pantai. *Tapi kalau ada tsunami ya gak sempet santai jugalah. Kalau seseorang berpikir postif dan berkelakuan baik dalam hidupnya, yang dia dapatkan juga hal posotif, terasa nyaman dalam hidup dan banyak orang yang suka padanya *cieee. Kalau seseorang berpikir hidup itu sulit, ya mau masalah sepele pun mereka persulit yang akhirnya jadi melilit -dantoiletpenuh. Kalau seseorang berkelakuan buruk, yang mereka dapatkan juga yang buruk-buruk.

Bener gak sih yang gua omongin? hahaha...
Semoga benar ya. Amin. -- Ya kalau salah dari lubuk hati yang sudah remuk terpecah belah, minta maaf sebesar-besarnya. Sungguh manusia gudangnya dosa.
Yang gw inget kata Al-qur'an. Sekecil apapun yang kita lakukan akan mendapat balasannya..
Dan bukankah Allah SWT adalah seperti yang kita pikirkan?
Kita hidup siapa yang suruh? - Allah SWT
Kita hidup itu karena Allah bray
Yaa kalau disambung-sambungin *walau maksa, hidup itu ya emang tergantung yang kita pikirkan *ngotot sama argumentasi sendiri

Janganlah kita pilih-pilih, karena kalau gak dipilih itu sakit #eh ...sakitbenerrrr #seriussakit
Kalau di pasar, belanja suka pilih-pilih, akhirnya malah gak beli, abangnya jadi marah kan. Tuh kan pilih-pilih itu juga membuat kita banyak musuh.

Mulailah tegas dalam hidup, jangan banyak memilih...
Karena sebenarnya pilihan itu tidak ada, takdir Allah SWT lah yang menjadikannya.

*ini sebernya gw lagi ngomong apa coba